Download Silabus Bahasa Indonesia Kelas VII Kurikulum 2013 Revisi 2016

Silabus Bahasa Indonesia Kelas VII Kurikulum 2013 Revisi 2016. Selamat sore, kembali lagi saya memposting artikel seputar kurikulum 2013 revisi 2016 dimana pada artikel ini saya kan bagikan silabus bahasa indonesia revisi 2016 SMP dan MTs kelas VII kurikulum 2013 atau Kurikulum nasional.

Download silabus bahasa indonesia kurikulum 2013 revisi 2016

RPP Kurikulum 2013 SMP Revisi 2016. Dalam menyusun RPP Kurikulum 2013 SMP Bahasa Indonesia khususnya Kelas VII kita berpacu pada Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar kurikulum 2013 revisi 2016 yang sudah resmi dikeluarkan oleh pemerintah yakni sesuai dengan Permendikbud No. 24 tahun 2016. Dimana untuk silabus dan rpp kurikulum 2013 revisi 2016 guru diwajibkan membuat sendiri. Maka dari itu saya saya akan membagikan link download silabus bahasa indonesia revisi 2016 K13 kelas vii.

Download silabus bahasa indonesia kurikulum 2013 revisi 2016. Silabus yang kami berikan adalah hasil revisi dari silabus kurikulum nasional terbaru yang kami revisi ulang untuk menyesuaikan KIKD Bahasa Indonesia revisi 2016.

Kunjungi penyedia RPP Kurikulum 2013 Revisi 2016.

Baik, di bawah ini adalah silabus bahasa indonesia revisi 2016 kelas vii bisa anda pelajari :

Kompetensi Inti :

3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

Kompetensi Dasar
Materi Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
3.1  Mengidentifikasi informasi dalam teks deskripsi tentang objek (sekolah, tempat wisata, tempat bersejarah, dan atau suasana pentas seni daerah) yang didengar dan dibaca.
4.1  Menjelaskan isi teks deskripsi objek (tempat wisata, tempat bersejarah, pentas seni daerah, kain tradisional, dll) yang didengar dan dibaca secara lisan, tulis, dan visual.
Teks  deskripsi
·   Pengertian teks deskripsi
·   Isi teks deskripsi
·   Ciri umum teks deskripsi
·   Struktur teks deskripsi
·   Kaidah kebahasaan
·       Mengamati model-model teks deskripsi.
·       Merumuskan pengertian dan menjelaskan isi teks deskripsi
·       Mendaftar ciri umum teks deskripsi yang mencakup struktur dan kaidah kebahasaannya.
·       Mengerjakan sejumlah kegiatan secara berkelompok dan individual untuk menentukan isi dan ciri-cirinya berdasarkan struktur dan kaidah-kaidahnya.
·       Mengidentifikasi model teks observasi lainnya lainnya dari berbagai sumber untuk menentukan isi dan ciri-cirinya.
3.2  Menelaah struktur dan Kebahasaan dari teks deskripsi tentang objek (sekolah, tempat wisata, tempat bersejarah, dan/atau suasana pentas seni daerah) yang didengar dan dibaca
4.2  Menyajikan data, gagasan, kesan dalam bentuk teks deskripsi tentang objek (sekolah, tempat wisata,  tempat bersejarah, dan/atau suasana pentas seni daerah)  secara tulis dan lisan dengan memperhatikan struktur, kebahasaan baik secara lisan maupun tulis.
·   Struktur teks deskripsi dan contoh-contoh telaahannya.
·   Kaidah-kaidah kebahasaan teks eksposisi dan contoh-contoh telaahannya.
·   Prosedur/ langkah menulis teks deskripsi.
·   Teknik penyuntingan teks deskripsi.
·         Mengamati model struktur dan kaidah-kaidah teks deskripsi.
·       Membaca teks deskripsi untuk ditelaah struktur dan kaidah-kaidah kebahasaannya.
·       Menyajikan teks deskripsi berdasarkan hasil pengamatan terhadap sebuah objek lingkungan.
·       Melakukan penyuntingan terhadap teks deskripsi teman.
3.3  Mengidentifikasi  unsur-unsur teks narasi (cerita fantasi) yang dibaca dan didengar.
4.3  Menceritakan kembali isi teks narasi (cerita fantasi) yang didengar dan dibaca secara lisan, tulis, dan visual.
·   Pengertian dan contoh-contoh teks narasi (cerita fantasi)
·   Unsur-unsur teks cerita narasi.
·   Struktur teks narasi.
·   Kaidah kebahasaan teks narasi.
·   Kalimat langsung dan kalimat tidak langsung
·   Penceritaan kembali isi teks narasi
·         Mengamati model-model teks narasi.
·         Mendaftar isi, kata ganti, konjungsi  (kemudian, seketika, tiba-tiba, sementara itu), kalimat yang menunjukkan rincian latar, watak, peristiwa, kalimat langsung dan tidak langsung pada teks cerita fantasi
·         Mendiskusikan ciri umum teks cerita fantasi, tujuan komunikasi cerita fantasi, struktur teks  cerita fantasi
·         Menyampaikan secara lisan hasil diskusi ciri umum cerita fantasi tujuan komunikasi, dan ragam/ jenis cerita fantasi, struktur cerita fantasi
·         Menceritakan kembali dengan cara naratif
3.4  Menelaah struktur dan kebahasaan teks narasi (cerita fantasi) yang dibaca dan didengar .
4.4  Menyajikan gagasan kreatif dalam bentuk cerita fantasi secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, penggunaan bahasa, atau aspek lisan.
·   Struktur teks cerita fantasi (orientasi, komplikasi, resolusi)
·   Kebahasaan teks cerita fantasi
·   Prinsip memvariasikan teks cerita fantasi
·   Ejaan dan tanda baca
·   Langkah-langkah menulis cerita fantasi
·         Mendata struktur dan kebahasaan teks cerita fantasi
·         Mendiskusikan prinsip memvariasikan cerita fantasi, penggunaan bahasa pada cerita fantasi, penggunaan tanda baca/ ejaan
·         Mengurutkan bagian-bagian  cerita fantasi, memvariasikan cerita fantasi (misal: mengubah narasi menjadi dialog, mengubah alur, mengubah akhir cerita dll), melengkapi, dan menulis cerita fantasi sesuai dengan kreasi serta memperhatikan ejaan dan tanda baca
·         Mempublikasikan karya cerita fantasi/mempresentasikan   karya
3.5  Mengidentifikasi teks prosedur tentang cara melakukan sesuatu  dan cara membuat (cara  memainkan alat musik/tarian daerah, cara membuat kuliner khas daerah, dll.) dari berbagai sumber yang dibaca dan didengar.
4.5  Menyimpulkan isi teks prosedur tentang cara memainkan alat musik daerah, tarian daerah, cara membuat cinderamata, dan/atau kuliner khas daerah) yang dibaca dan didengar.
Teks prosedur
·   Ciri umum teks  prosedur
·   Struktur teks:
Tujuan, bahan, alat langkah, 
·   Ciri kebahasaan:
   kalimat perintah, kalimat saran, kata benda, kata kerja, kalimat majemuk  (dengan, hingga, sampai), konjungsi urutan  (kemudian, selanjutnya, dll)
·   Simpulan isi teks prosedur
·         Mendaftar kalimat perintah, saran, larangan pada teks prosedur
·         Mendaftar kalimat yang menunjukkan  tujuan, bahan, alat,  langkah-langkah
·         Mendiskusikan ciri umum teks  prosedur, tujuan komunikasi,  struktur, ragam/ jenis teks prosedur, kata/ kalimat yang digunakan pada teks prosedur, isi teks prosedur
·         Menyampaikan secara lisan hasil diskusi ciri umum teks prosedur, tujuan komunikasi, dan ragam/ jenis teks prosedur
3.6  Menelaah struktrur dan Aspek kebahasaan teks prosedur tentang cara melakukan sesuatu dan cara membuat (cara memainkan alat musik/tarian daerah, cara membuat kuliner khas daerah, dll.) dari berbagai sumber yang dibaca dan didengar.
4.6  Menyajikan  data rangkaian kegiatan ke dalam bentuk teks prosedur (tentang cara memainkan alat musik daerah, tarian daerah, cara membuat cinderamata, dll) dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan, dan isi secara lisan dan tulis.
·   Variasi  pola penyajian tujuan, bahan/ alat langkah
·   Variasi kalimat perintah/ saran/ larangan
·   Prinsip penyusunan kalimat perintah
·   Pilihan kata dalam   penyusunan teks prosedur
·   Prinsip penggunaan kata/ kalimat/ tanda baca dan ejaan
·         Mendata jenis-jenis dan variasi  pola penyajian tujuan, bahan dan alat, langkah teks prosedur
·         Menyusun teks prosedur dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan, dan isi
     Menyunting dan memperbaiki teks prosedur yang ditulis dari segi isi, pilihan kata/ kalimat/ paragraf dan penggunaan tanda baca/ ejaan
     Memublikasikan teks prosedur yang dibuat
3.7  Mengidentifikasi informasi dari teks laporan hasil observasi berupa buku  pengetahuan yang dibaca atau diperdengarkan
4.7  Menyimpulkan isi teks laporan hasil observasi berupa buku pengetahuan yang dibaca dan didengar.
Teks laporan hasil observasi
·   Daftar informasi isi teks laporan hasil observasi (LHO)
·   Penggunaan bahasa dalam laporan hasil observasi
·   Ciri umum laporan
·       Mendaftar dan mendiskusikan informasi isi, kalimat definisi, kalimat untuk klasifikasi, kalimat rincian  dalam teks laporan observasi.
·       Merinci isi  teks LHO (bagian definisi/ klasifikasi, deskripsi bagian, penegasan)
·       Menyajikan hasil diskusi tentang isi bagian dan gagasan pokok yang ditemukan pada teks LHO
·       Menyimpulkan isi  teks laporan hasil observasi
3.8  Menelaah struktur, kebahasaan, dan isi teks laporan hasil observasi yang berupa buku pengetahuan yang dibaca atau diperdengarkan.
4.8  Menyajikan rangkuman teks laporan hasil observasi yang berupa buku pengetahuan secara lisan dan tulis dengan memperhatikan kaidah kebahasaan atau aspek lisan.
·   Struktur teks LHO
·   Variasi  pola penyajian  teks LHO
·   Variasi kalimat  definisi, variasi pola penyajian teks LHO
·       Mendiskusikan struktur, kebahasaan, da nisi teks LHO
·       Mendata jenis-jenis dan variasi  pola penyajian definisi, klasifikasi, deskripsi bagian
·       Merangkum teks LHO
·       Mempresentasikan teks LHO yang ditulis
3.9  Menemukan unsur-unsur dari buku fiksi dan nonfiksi yang dibaca
4.9  Membuat peta pikiran/sinopsis tentang isi buku nonfiksi/buku fiksi yang dibaca.
Literasi buku fiksi dan nonfiksi
·   Unsur-unsur buku
·   Cara membaca buku dengan SQ3R, yaitu
1) Survey atau meninjau,
2) Question atau bertanya, 3) Read atau membaca,
4) Recite atau menuturkan,
5) Review atau mengulang
·   Cara membuat rangkuman
·         Mendata sub-bab buku
·         Membaca garis besar isi subbab
·         Menentukan gagasan pokok isi buku
·         Membuat peta pikiran isi buku
·         Mempresentasikan hasil peta pikiran isi buku yang dibaca
3.10  Menelaah hubungan unsur-unsur dalam buku fiksi dan nonfiksi.
4.10  Menyajikan tanggapan secaralisan, tulis, dan visualterhadap isi buku fiksi/nonfiksi yang dibaca.
·   Hubungan antarunsur buku
·   Langkah menyusun tanggapan terhadap buku yang dibaca
·         Mendata  bagian isi yang akan ditanggapi, penggunaan bahasa dalam buku, dan sistematika buku
·         Menyusun tanggapan  dalam bentuk komentar terhadap isi, sistematika, kebermaknaan buku, penggunaan bahasa, dan tanda baca/ ejaan
·         Memublikasikan komentar terhadap buku  yang dibaca
3.11  Mengidentifikasi informasi (kabar, keperluan, permintaan, dan/atau permohonan) dari surat pribadi dan surat dinas yang dibaca dan didengar.
4.11  Menyimpulkan isi (kabar, keperluan, permintaan, dan/atau permohonan) surat pribadi dan surat dinas yang dibaca atau diperdengarkan.
Surat pribadi dan surat dinas
·   Informasi isi surat pribadi, surat dinas
·   Isi surat pribadi dan dinas
·   Simpulan isi surat pribadi dan dinas
·         Mendata isi surat pribadi dan surat dinas
·         Mendiskusikan isi surat pribadi dan dinas
·         Menyimpulkan isi  surat pribadi dan surat dinas
3.12  Menelaah unsur-unsur dan kebahasaan dari surat pribadi dan surat dinas yang dibaca dan didengar.
4.12  Menulis surat (pribadi dan dinas) untuk kepentingan resmi dengan memperhatikan struktur teks, kebahasaan, dan isi.
·   Unsur-unsur surat pribadi dan dinas
·   Kebahasaan surat priadi dan dinas
·   Cara menulis surat pribadi dan dinas
·         Mengidentifikasi unsur-unsur surat pribadi dan sistematika surat dinas
·         Mendiskusikan karakteristik bahasa dan urutan surat pribadi dan dinas
·         Menulis surat pribadi sesuai tujuan penulisan
·         Menulis surat dinas sesuai dengan sistematika dan bahasa surat dinas
3.13  Mengidentifikasi informasi (pesan, rima, dan pilihan kata) dari puisi  rakyat (pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang dibaca dan didengar.
4.13  Menyimpulkan isi puisi rakyat (pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang disajikan dalam bentuk tulis dan lisan.
Puisi rakyat
·   Ciri puisi rakyat (pantun, gurindam, syair)
·   Cara menyimpulkan isi pada  pantun, gurindam, dan syair
·         Mendiskusikan ciri umum dan tujuan komunikasi puisi rakyat (pantun, gurindam, syair)
·         Mendaftar kalimat perintah, saran, ajakan, larangan, kalimat pernyataan,   kalimat majemuk  dan kalimat tunggal dalam  puisi rakyat (pantun, gurindam, syair)
·         Menyimpulkan ciri umum, tujuan komunikasi,  ragam/ jenis puisi rakyat,  kata/ kalimat yang digunakan pada  puisi rakya (pantun, gurindam, syair)
3.14  Menelaah struktur dan Kebahasaan puisi rakyat (pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang dibaca dan didengar.
4.14  Menelaah struktur dan kebahasaan puisi  rakyat (pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang dibaca dan didengar.
·   Pola pengembangan isi  pantun, gurindam, dan syair
·   Variasi kalimat perintah, saran, ajakan, larangan dalam pantun
·       Menyimpulkan prinsip pengembangan  pantun, gurindam, dan syair, penggunaan konjungsi (kalau, jika, agar, karena itu, dll)  pada  pantun, gurindam, dan syair
·         Memvariasikan, melengkapai isi, menurutkan, dan menulis  pantun, gurindam, dan syair
·         Mendemonstrasikan berbalas pantun secara berkelompok
3.15  Mengidentifikasi informasi tentang fabel/legenda daerah setempat yang dibaca dan didengar.
4.15  Menceritakan kembali isi cerita fabel/legenda daerah setempat yang dibaca/didengar.
Fabel/ legenda
·   Ciri cerita fabel/ legenda
·   Langkah memahami isi cerita fabel
·   Langkah menceritakan kembali isi fabel/ legenda
·       Mencermati cerita rakyat (fabel dan legenda) yang berasal dari daerah setempat.
·       Mendata kata ganti, kata kerja, konjungsi,  kalimat langsung dan tidak langsung, tema, alur, karakter tokoh, latar, sudut pandang, amanat, dan gaya bahasa pada fabel/ legenda
·       Berlatih  menceritakan isi fabel/ legenda yang dibaca
·         Menceritakan kembali isi fabel/legenda yang dibaca
3.16  Menelaah struktur dan kebahasaan fabel/ legenda daerah setempat yang dibaca dan didengar
4.16  Memerankan isi fabel/ legenda daerah setempat yang dibaca dan didengar
·   Struktur  teks fabel/legenda: 
1.      orientasi
2.      komplikasi
3.      resolusi
4.      koda
·   Teknik penggambaran tokoh
·   Pemeranan isi fabel/legenda daerah setempat
·         Mendiskusikan struktur teks fabel/ legenda dan kebahasaan yang digunakan (variasi penyajian, variasi pola pengembangan)
·         Mendata isi, memperbaiki pilihan kata, kalimat narasi, dialog, penyajian latar agar cerita menjadi lebih menarik
·         Menulis   fabel/ legenda berdasarkan  ide yang direncanakan dan data yang diperoleh
·         Memerankan dan menceritakan fabel/ legenda yang berasal dari daerah setempat.

Demikianlah silabus kurikulum 2013 bahasa indonesia kelas vii revisi 2016 yang sempat saya bagikan. Terima kasih atas kunjungan Anda. Jangan lupa mengikuti update terbaru seputar dunia pendidikan khususnya materi kurikulum 2013 / kurikulum nasional revisi 2016 terbaru pada blog ini khusus mata pelajaran untuk SMP, SMP, SMA, SMK, Ma, dan MAK seperti Bahasa inggris, PPKn, Pendidikan agama islam, Pendidikan Agama kristen, pendidikan agama katolik, seni budaya, matematika, dan mata pelajaran lainnya.

Leave a Comment